 Desa RajaPolah Capek dan kantuk selama 8 jam perjalanan dari rumah Cibinong, mendadak sirna begitu lihat pemandangan pagi di Desa RajaPolah Kabupaten Tasikmalaya. Hamparan sawah, serasi berdampingan dengan kolam-kolam ikan. Tak ragu kaki melangkah naik lagi ke sebuah rumah kecil diujung batas desa.
Air..air berlimpah dari atas gunung. Hutan disekeliling lembah juga masih terjaga dan asli. Warga desa RajaPolah mayoritas petani, yang diselingi dengan memelihara ikan. Hampir tidak ada rumah di desa ini yang tidak memiliki kolam. Ikan Nilla, Mujair dan Emas adalah ikan umum yang dipelihara warga desa.
Kesempatan kali ini sayang kalau tidak digunakan untuk mengeksplor seluruh sudut desa. Jalan kecil becek dan berkelok sepanjang pematang sawah bukan halangan untuk melihat-lihat sekitar desa.
Sejak datang tadi, hingga matahari mulai tinggi udara di sini masih saja sejuk. Adem kata Mang Ewin. Apalagi ada makanan khas yang baru saja dimasak, sandra nama. Asik buat temani kopi pahit.
Iseng, sambil duduk istirahat. SE M600i sudah ditangan. Coba lihat sinyal..wih ternyata full. Dan langsung coba konek ke Ebuddy..ehmm connected. Wah mendadak nge-net di tengah sawah nih.
 Mang Ewin Mang Ewin yang dari tadi sibuk kupas kelapa, tertarik juga lihat SE M600i. Wah mas, ini kayak komputer yah? tanya Mang Ewin singkat. Lantas, sedikit penjelasan melucur deras dan diskusi jadi semakin menarik.
Mang Ewin, mau dong mas..dagang kelapa via internet. Celetuk Mang Ewin. Sesaat mendengar kalau di tengah sawah juga bisa internetan. Tentu Mang..Tentu Bisa, kan akses internet bukan monopoli orang kota saja.
Lain kali, wajan bolik sama laptop busuk mau dibawa kesini, biar Mang Ewin bisa ikut belajar dan memenuhi cita-citanya, "Dangang Kelapa, Via Internet."
|
|
|