|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 07 August 2008 |
|
"Beri saya 100 pemuda yang cerdas dan berani, maka saya akan menggegerkan dunia!” (Soekarno)
Dalam sebuah kesempatan, saya diminta untuk menfasilitasi pendidikan kepemimpinan bagi para pemuda terpilih dari berbagai penjuru Nusantara. Meski usianya baru 17-18 tahun, tampaknya mereka sudah menunjukkan jiwa-jiwa kepemimpinan yang andal. Mereka cukup kritis mencermati kondisi bangsanya yang sedang terpuruk saat ini.
|
|
Last Updated ( Thursday, 07 August 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Petani Sawit Lebih Miskin Dari Petani Karet |
|
Written by arie moenir
|
|
Saturday, 21 June 2008 |
Laju ekspansi perkebunan kelapa sawit dengan skala besar di Kalimantan Barat di dorong dengan suatu kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan ekspor dan energi pengganti non fosil. Kebijakan yang menyandarkan pada kebutuhan dan pengembangan Bahan Bakar Nabati mendorong semakin tingginya laju ekspansi perkebunan kelapa sawit. Di Kalimantan Barat sendiri, dalam kurun waktu 3 dekade (1980-an – 2000-an) meningkat secara drastis luas akan kebutuhan lahan perkebunan kelapa sawit. Peningkatan tersebut mencapai 3636 kali lipat, atau yang di dekade 1980-an hanya 98,600 Ha di dekade 2000-an mencapai 3,575,759 Ha lahan perkebunan kelapa sawit skala besar yang telah menerima ijin. Namun dari pengembangan lahan perkebunan kelapa sawit yang drastis tersebut, tidak seimbang dengan jumlah luasan tanaman perkebunan kelapa sawit yang berproduksi dan telah memiliki ijin HGU hanya sekitar 10% (318,556 Ha) dari luasan ijin perkebunan yang diberikan sampai dekade 2000-an.
|
|
Last Updated ( Monday, 23 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 19 June 2008 |
|
Literature is the art of writing something that will be read twice; journalism what will be read once. (Cyril Connolly) Saya mengajak kawan-kawan untuk menulis di website ini. Karena dengan menulis di sini berarti kita sudah berbagi kepada sesama. Berbahagialah orang yang selalu berbagi di dunia. Kelak ia akan mendapat ganjarannya. Saya tidak akan membatasi apa yang hendak kawan-kawan tulis. Sebab saya percaya, ketika kita sudah bisa membaca, tentu kita telah pandai menulis. Bukankah kita telah belajar menulis semenjak di bangku Taman Kanak-Kanak dahulu?. Jadi tunggu apa lagi? Ayo kita menulis.
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 1 - 4 of 12 |